100%
Biro Perencanaan dan Kerjasama
Jakarta - Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar rapat sosialisasi penerapan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK di Ruang Rapat Biro Perencanaan dan Kerja Sama lantai 5 pada Kamis (5/11), guna memperkuat reformasi birokrasi dan citra institusi.
Rapat yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Perencanaan dan Kerja Sama serta dihadiri oleh narasumber dari Biro Organisasi, Sumber Daya Manusia, dan Reformasi Birokrasi (OSDM RB), beserta jajaran staf Biro Perencanaan dan Kerja Sama. Kegiatan ini dicatat oleh Muhammad Ainul Yaqin selaku Penata Layanan Operasional.
Dalam pemaparannya, narasumber dari Biro OSDM RB menjelaskan bahwa budaya kerja merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku ASN dan mendukung sistem merit. Nilai BerAKHLAK yang diuraikan meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Menurut narasumber, penguatan budaya kerja tersebut bertumpu pada tiga unsur utama, yakni internalisasi nilai dasar, keteladanan dan kepemimpinan, serta dukungan kebijakan.
Diskusi antarpeserta juga menyoroti aspek operasional dan etika kerja. Berdasarkan hasil pembahasan, peserta menanyakan batasan penerapan nilai loyalitas serta cara menyikapi perintah yang dirasa kurang tepat. Menanggapi hal tersebut, narasumber menekankan pentingnya melihat konteks, menyampaikan tanggapan secara beretika, serta tetap menjaga integritas dan kepatuhan pada aturan yang berlaku.
Selain itu, ditekankan pula bahwa penguatan budaya kerja tidak boleh berhenti pada simbol atau seremonial semata. Menurut hasil rapat, implementasi tersebut harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari melalui pendalaman materi, berbagi pengetahuan (sharing knowledge), studi tiru (benchmarking), dan pembinaan berkelanjutan. Evaluasi budaya kerja ke depan juga akan dilakukan melalui survei serta monitoring internal, bukan sekadar berdasarkan banyaknya eviden pendukung.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Biro Perencanaan dan Kerja Sama merumuskan sejumlah langkah strategis. Langkah-langkah tersebut meliputi penyusunan dan perapian eviden pendukung internalisasi nilai BerAKHLAK, penginventarisasian kegiatan yang relevan untuk monitoring budaya kerja, dorongan penyusunan standar perilaku ASN di tiap unit kerja, serta pelaksanaan pembinaan dan sosialisasi secara berkala.
Rapat ditutup dengan harapan agar seluruh ASN di lingkungan Biro Perencanaan dan Kerja Sama mampu menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari secara konsisten, profesional, dan berkelanjutan demi memperkuat karakter organisasi.
(Teks dan gambar: Muhammad Ainul Yaqin)